16 September 2014

Home » » Perubahan Lingkungan Media

Perubahan Lingkungan Media

Oleh: Naufal Fauzy, 16 September 2014, 1 komentar

Dizard (1997): Rata-rata orang Amerika menghabiskan waktu 2700 jam pertahun menonton televisi atau mendengarkan radio. Dalam 337 hari mereka menghabiskan waktu + 8 jam sehari untuk hal tersebut. 800 jam lainnya diserap oleh media lain, seperti musik rekaman, buku, suratkabar, majalah dan internet.
 

Hamlin (1995): Waktu penggunaan media, yakni selama 3500 jam tersebut, merupakan waktu yang sangat banyak digunakan oleh individu dibandingkan untuk aktifitas lain, termasuk bekerja atau tidur.
BAGAIMANA DENGAN KITA? MEMBACA AL-QUR`AN, MENONTON SINETRON, ATAU TIDUR?
 

Aktivitas yang paling banyak adalah aktivitas informasi, yaitu terkait dengan upaya memproduksi, memproses dan mendistribusikan informasi, contohnya mass media, telekomunikasi dan industri komputer.
 

Mereka yang bekerja untuk mencari, mengolah, menyimpan, memproses atau mendistribusikan informasi adalah pekerja informasi.  Contohnya : Programmers, Produser TV, jurnalis, Public Relations, Advertising, Account Executive, Akuntan dan Sekretaris.
 

Dalam Era Informasi Media-media yang tadinya terpisah berintegrasi menjadi satu kesatuan (KONVERGENSI). Menurut Staubhaar dan La Rose (2000), Konvergensi adalah integrasi dari media massa, komputer dan telekomunikasi menjadi sebuah kesatuan secara teknologis dan institusi mendasar.
 

Perubahan Lingkungan Media:
  1. Konvergensi Teknologi
  2. Konvergensi Industri
  3. Perubahan Gaya Hidup
  4. Perubahan Karir
  5. Perubahan Peraturan
  6. Pergeseran isu-isu sosial
Konvergensi Teknologi
 

Semua bentuk teknologi komunikasi dengan cepat berkonvergensi menjadi format yang dapat dibaca komputer (computer readable), yakni format digital. Misal, Musik dalam format CD (dulu harus dalam pita), surat kabar dan majalah dalam versi online/hypertext, dll.
 

Konvergensi Industri
 

Industri dalam bidang telepon, komputer, TV kabel, dan media melakukan merger dan bekerja sama untuk memperoleh keuntungan dalam persaingan media. Selain keuntungan finansial, juga sebagai upaya untuk mengontrol/menguasai masa depan media.
 

Perubahan Gaya Hidup
 

Konvergensi merubah cara hidup individu. Konvergensi memperkenalkan pola hidup baru; jalinan hubungan sosial, identitas baru, budaya baru. Misalnya, Memesan buku lewat internet
 

Perubahan Karir
 

Konvergensi merekonstruksi pemikiran, pandangan dan pendirian individu mengenai pekerjaan dan karir. Karir-karir baru bermunculan dan berkembang luas. Individu dapat memiliki beberapa karir sekaligus. Seperti Advertising, Jurnalis, PR, Mass Media, Programmer, Consultant, Web Designer, Enterpreneur dll.
 

Perubahan Peraturan
 

Dihapuskannya UU yang memproteksi  bidang penyiaran, TV kabel, telepon dan perusahaan telekomunikasi dari kompetisi dengan perusahaan lain. Juga adanya UU Cyberlaw untuk menuntaskan kasus cybercrime.
 

Pergeseran isu-isu sosial
  • Bentuk baru kekerasan, rasisme dan seksisme (pornografi) baru
  • Keamanan kerja dalam industri informasi
  • Privasi dalam dunia komputerisasi
  • Kesenjangan antara mereka yang mampu mengakses teknologi dan yang tidak
  • Globalisasi informasi
  • Kritik terhadap media itu sendiri (konsumerisme & hedonisme meruak ke permukaan)
Media Konvensional VS Media Kontemporer
 

Ditemukannya internet, membuat media massa yang dikenal sebagai pertanda kehidupan modern (seperti televisi, radio, surat kabar dan film) dianggap ketinggalan zaman. Joichi Ito : Sekarang media massa Adalah “media tradisional.”
 

Konvergensi Internet dan Media Massa
 

Mengintegrasikan teknologi internet dan multimedia dengan mengombinasikan teknologi digital, satelit, dan seluler untuk menyampaikan teks, audio, gambar, grafik atau visual kepada khalayak pembaca, pendengar dan pemirsa kapan saja dan di mana saja melalui sebuah perangkat personal. Contoh: surat kabar digital, ezine (electronic magazine), epr (Electronic Public Relations), Radio Web, TV Multimedia.(**)
 

A. Aziz Ma’arif, S. Sos., M.Si








1 Komentar: